Log in to JARIBU with your account. Or Register if you new to JARIBU.

Usia Produktif

Bukan suatu situasi kantor yang ideal: pegawai sakit-sakitan, tidak mau diajak lembur karena kurang enak badan, bekerjanya lambat, kurang konsentrasi, banyak membuat kesalahan. Implikasi finansial bagi perusahaan/instansi: anggaran untuk kesehatan membengkak.
Makin senior seorang pegawai, idealnya makin banyak pengalamannya, makin tinggi kompetensinya, dan siap untuk mendapat penugasan yang lebih tinggi. Kenyataannya, mereka juga menderita penyakit degeneratif sehingga potensi dirinya tidak pernah direalisasikan secara maksimal: bolak-balik masuk rumah sakit karena stroke misalnya.  Kebanyakan, penyakit yang diderita mereka adalah penyakit degeneratif (hipertensi, jantung koroner, kanker, osteoporosis, diabetes, rematik). Ini adalah buah dari pola makan dan gaya hidup yang buruk di masa yang lalu. Berita buruknya: makin kesini, penyakit degeneratif makin awal datangnya. Merupakan kerugian yang besar bagi negara, jika mereka sampai meninggal pada usia muda.
Sebuah instansi/perusahaan dapat memberikan pembelajaran mengenai cara mencegah penyakit degeneratif, pada pegawai baru, sebagai bagian dari basic training. Efek positif dari pembelajaran ini dapat terasa untuk jangka waktu yang lebih panjang, yaitu selama mereka bekerja di instansi/perusahaan.
Walaupun begitu, tidak kurang urgensinya untuk memberi pembelajaran yang sama pada pegawai lama. Senioritas mereka merepresentasikan kompetensi yang tinggi, hasil dari akumulasi selama mereka bekerja, sehingga mereka dapat dianggap sebagai aset yang harus dipelihara agar tetap dalam kondisi terbaiknya. Pemeliharaan ini diwujudkan dalam bentuk memelihara status gizi dan kesehatannya agar tetap tinggi.
Kasus yang sama bisa terjadi di dunia pendidikan (dosen, guru, peneliti) atau di dunia olahraga (atlit, pelatih). Sumbangan prestasi mereka terhadap negara akan maksimal jika kesehatan mereka terjaga dengan baik.